Kini ....
Hanya detik jam dinding yang menemaniku dalam kesendirian
Kini ....
Hanya sebuah kertas dan pena yang ku punya untuk menggambarkan betapa indahnya dia di mata ku
Kini ....
Aku hanya bisa membayangkan dia yang selalu melompat dalam fikiranku
Kini .....
Dia tidak lagi seperti dulu yang selalu menatap tawa dan tangis dalam sendiriku
Kini .....
Dia dekat namun jauh dan semakin akan menjauh dari hari-hariku
Kini .....
Mungkin dia tidak mau lagi mengenalku yang selalu ingin mengenalnya
Kini ....
Memang hanya malam yng mampu menjawab siapa sebenarnya ia
Kini .....
Aku hanya bisa berharap semoga ia selalu tersenyum dan mendapat naungan dari-Nya